بسم الله الرحمن الحيم
بيت
baytun —- sebuah rumah
البيت
albaytu—-rumah tersebut
pelajaran yang diambil:
ketika diberi “al” (alif dan lam) pada di depannya maka tidak boleh di tanwin (atau dibaca an atau in atau un, baytun -> albaytu)
terjemahan dari “al” bendanya sudah diketahui (yang mana) sedangkan yang “baytun” masih global.
هذا,
dibaca “haadzaa” artinya “ini”
هذا بيت
haadzaa baytun
cara nerjemahinnya—-ini buku (ini adalah buku)
هذا البيت
haadzal-baytu
cara nerjemahinnya—-buku ini (sudah jelas buku yang mana/ yang dimaksud)
ما هذا ؟
maa haadzaa?—-apa ini?
هذا بيت
haadzaa baytun—-ini sebuah rumah (ini adalah sebuah rumah)
أ هذا بيت ؟
a haadzaa baytun?—-apakah ini sebuah rumah?
نعم, هذا بيت
na’am, haadzaa baytun—-ya, ini sebuah rumah (ini adalah sebuah rumah)
ذلك بيت
dzaalika baytun—-itu sebuah rumah (itu adalah sebuah rumah)
أ ذلك بيت؟
a dzaalika baytun?—-apakah itu sebuah rumah?
لا, ذلك مسجد
laa, dzaaika masjidun—-tidak (bukan), itu sebuah masjid (itu adalah sebuah masjid)
coba sendiri dengan kata yang lainnya
قميص
qomiishun—-sebuah kemeja (dalam fiqh diartikan sebagai pakaian yang panjangnya hingga betis)
سرير
sariirun—-sebuah tempat tidur (kasur)
كرسي
kursiyyun—-sebuah kursi
قلم
qolamun—-sebuah pena
نجم
najmun—-sebuah bintang
كتاب
kitaabun—-sebuah kitab (buku)
باب
baabun—-sebuah pintu
مفتاح
miftaahun—-sebuah kunci